Menurut Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya; jika ingin mengulangi jimak ronde kedua maka sebaiknya membersihkan atau mencuci terlebih dahulu kemaluannya. Setelah berjimak segeralah mandi junub, namun apabila ingin langsung tidur atau makan maka lakukan wudlu terlebih dahulu.
Adab sebelum jimak:
- Disunnahkan untuk membaca bismillah.
- Membaca surat Al-Ikhlash.
- Membaca takbir dan tahlil:
اللهُ أًكْبَرْ ، لَا اِلَهَ اِلاَّ اللهُ
(Allohu akbar, Laailaha illalloh).
- Membaca doa:
بِسْمِ اللهِ العَلِيِّ العَظِيمِ ، اللّٰهُمَّ اجْعَلْهَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ كُنْتَ قَدَّرْتَ أَنْ تُخْرِجَ ذٰلِكَ مِنْ صُلْبِي ، اللّٰهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Bismillahil-‘aliyy al-azhim. Allahumma ij`alhâ dzurriyatan thayyibah, in kunta qaddarta an tukhrija dzâlika min shulbi. Allahumma jannibni asy-syaithân wa jannib asy-syaithân mâ razaqtanâ.
- Memakai penutup atau selimut.
- Memulai dengan cumbu-rayu dan ciuman.
Adab saat berjimak:
- Hindari untuk mengadap kiblat.
- Hindari terlalu banyak pembicaraan.
- Ketika menjelang orgasme, maka suami mengatakan dalam hati:
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا، فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا، وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا
Alhamdulillahil-ladzi khalaqa minal-mâ` basyara faja’alahu nasaban wa shahra wa kana rabbuka qodîra.
- Usahakan untuk keluar ber-sama², karenanya pihak lelaki jangan ter-buru² mentuntaskan permainan sebelum pihak perempuan orgasme.
- Dan jika ingin mengulangi jimak yang kedua maka sebaiknya membersihkan atau mencuci terlebih dahulu kemaluannya.
Lebih lanjut menurut Imam al-Ghazali, waktu yang tepat untuk berjimak setiap empat hari sekali, atau tergantung kebutuhan. Sebagian ulama ada yang mensunnahkan pada hari Jumat. Dan dimakruhkan berjimak pada awal bulan, tengah, dan akhir bulan. Bagitu juga dimakruhkan berjimak pada awal malam.
Catatan: Untuk resep jamu kuat dari para ulama, insya Allah akan kami share di lain waktu .
Semoga bermanfaat.. 🙂🙏
By: Gus Dewa
