مَنْ قَرَأَ مَوْلٍدَ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ عَلَى دَرَاهِمَ مَسْكُوْكُةٍ فِضَّةٍ كَانَتْ أَوْ ذَهَبًا وَ خَلَطَ تِلْكَ الدَّرَاهِمَ بِغَيْرِهَا وَ قَعَتْ فِيْهَا الْبَرَكَةُ وَ لَا يَفْتَقِرُ صَاحِبُهَا وَ لَا تَفْرُغُ يَدُهُ بِبَرَكَةِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ
Barangsiapa saja membaca maulid Nabi pada uang logam atau (kertas) lalu mencampurnya dengan uangnya yang lain, maka akan mendapatkan keberkahan. Pemiliknya tidak akan menjadi fakir dan tidak akan kehabisan uang dengan barokah Nabi Muhammad SAW.
Sumber: Kitab Ianah At-Thalibin juz 3 hal 364
